Skip to content

Astaghfirullah Pesta Zina Pemuda-Pemudi Syi’ah Alawiyah Pro Basyar di Bukit Damaskus

September 26, 2013

syiah

Mereka sebut acara kotor ini dengan, ‘seks suka rela’. Pada pesta ini beberapa kemah didirikan, semua peserta bebas memilih pasangan dan juga bebas menggonta-ganti pasangan selama pesta berlangsung.

Damaskus Ada cara yang menjijikan dilakukan oleh pemuda-pemudi Alawiy pro Basyar Asad dalam menolak intervensi Amerika di urusan Suriah. Di sebuah bukit di kota Damaskus, sekitar 24 pemuda dan pemudi sekte Syi’ah Alawiyah (nushairiyah), mengadakan pesta seks.

Gabungan pemuda-pemudi ini menamakan pesta ini dengan, “Demi Tubuh Kami.” Perkumpulan pemuda-pemudi Nushairiyah ini dimeriahkan oleh kehadiran artis papan atas Mesir, Salma al-Mishri.

Dalam foto-foto tersebar, bisa dipastikan bahwa pemuda-pemudi nakal ini mengadakan pesta ini sebagai dukungan terhadap Basyar Asad dan Penolakan terhadap intervensi Amerika Serikat di Suriah. Mereka sebut acara kotor ini dengan, ‘seks suka rela.” Pada pesta ini beberapa kemah didirikan, semua peserta bebas memilih pasangan dan juga bebas menggonta-ganti pasangan selama pesta berlangsung.

Sebenarnya acara-acara seperti ini sudah biasa dilakukan oleh orang-orang Nushairiyah. Mereka menjadikan acara ini sebagai ritual kesucian.

Namun, beberapa pejuang berhasil menangkap para pelaku di tengah asyik-masygul berpesta di beberapa tenda. Hasilnya, sebanyak dua puluh empat pemuda dan pemudi ditangkap.* (Akrom/Tsaur) (An-najah.net)- Pesta Seks, Pemuda-Pemudi Syabihah Pro Basyar Untuk Tolak Intervensi Amerika

Publikasi: Rabu, 6 Zulqa’dah 1434 H / 11 September 2013 16:22

***

  • Bejatnya moral itu jauh-jauh hari telah diancam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

إذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ .

Apabila zina dan riba telah tampak nyata di suatu negeri maka sungguh mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri-diri mereka. (Hadits Riwayat Al-Hakim dengan menshahihkannya dan lafadh olehnya, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi).

  • Ancaman adzab sudah nyata, namun bejatnya akhlaq manusia telah menunjukkan angka yang sangat memprihatinkan di berbagai tempat di Indonesia.
  • Ancaman Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لَمْ تَظْهَرْ الْفَاحِشَةُ فِي قَوْمٍ قَطُّ فَيُعْلِنُوا بِهَا إلَّا فَشَا فِيهِمْ الطَّاعُونُ وَالْأَوْجَاعُ الَّتِي لَمْ تَكُنْ مَضَتْ فِي أَسْلَافِهِمْ الَّذِينَ مَضَوْا

Tidaklah merajalela kekejian di suatu kaum sama sekali, lantas mereka MELAKUKAN KEMAKSIATAN SECARA TERANG-TERANGAN kecuali mereka akan dilanda penyakit (wabah) tho’un dan penyakit yang belum pernah terjadi pada umat dahulu-dahulunya yang telah lalu. (HR Ibnu Majah, Abu Nu’aim, Al-Hakim, Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, dan Ibnu ‘Asakir, hasan-shahih menurut Syaikh Al-Albani).

(nahimunkar.com)

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: